Banjar – Traffic Light Kondisi lalu lintas di Simpang 4 Djarum, Kota Banjar, Jawa Barat, kian memprihatinkan akibat traffic light yang tak berfungsi selama beberapa hari terakhir.
Lampu lalu lintas di persimpangan strategis tersebut padam total, menyebabkan kekacauan dan ketidakteraturan arus kendaraan dari empat arah.
Pengendara yang melintas di simpang ini terpaksa mengandalkan inisiatif pribadi untuk saling memberi jalan, sering kali menimbulkan kebingungan dan potensi kecelakaan

Tidak sedikit pengendara sepeda motor maupun mobil yang saling serobot karena tidak adanya panduan lalu lintas yang jelas.
Baca Juga : Transjakarta ubah pola operasi saat Jakarta Running Festival
Warga ini sekitar mengaku resah karena kondisi ini sudah berlangsung selama hampir seminggu tanpa ada tanda-tanda perbaikan dari pihak terkait.
“Setiap hari macet dan berbahaya. Sudah ada yang hampir tabrakan dua kali,” ujar Dedi, seorang pedagang di dekat simpang tersebut.
Sejumlah warga juga menyayangkan lambatnya respons dari Dinas Perhubungan Kota Banjar dalam menangani permasalahan tersebut.
Simpang 4 Djarum dikenal sebagai titik lalu lintas penting yang menghubungkan berbagai kawasan padat penduduk dan pusat aktivitas ekonomi di
Selain kendaraan pribadi, banyak angkutan umum dan kendaraan logistik yang juga melintasi jalan tersebut setiap hari.
Ketidakteraturan arus kendaraan membuat pengemudi sering kali nekat menerobos simpang, tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain.
Beberapa pengemudi ojek online bahkan mengaku memilih memutar arah agar tak harus melintasi simpang tersebut.
Selain menimbulkan kekacauan, kondisi ini juga berdampak pada waktu tempuh yang lebih lama bagi pengguna jalan.
Warga berharap pemerintah kota segera bertindak untuk memperbaiki lampu lalu lintas dan menurunkan petugas sementara waktu untuk mengatur lalu lintas.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar mengakui adanya gangguan teknis pada sistem kelistrikan traffic light di Simpang 4 Djarum.
“Kami sedang mengupayakan perbaikan secepat mungkin, dan berharap pekan ini sudah bisa normal kembali,” katanya.
Namun, hingga hari ini, belum ada tanda-tanda pekerjaan perbaikan berlangsung di lapangan.






