Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Peringatan Hari AIDS Sedunia di Kota Banjar Dinilai Kurang Inklusif

Skintific

Koran Banjar – Peringatan Hari AIDS Sedunia yang diselenggarakan setiap tanggal 1 Desember memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan, pengobatan, dan dukungan bagi orang yang hidup dengan HIV/AIDS.

Kritikan ini menunjukkan masih adanya kesenjangan dalam pendekatan sosial yang inklusif terhadap isu HIV/AIDS di kota tersebut.

Skintific

Kurangnya Representasi Komunitas yang Terdampak:

Salah satu aspek yang mendapatkan perhatian utama dari berbagai kalangan adalah kurangnya representasi dari orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA) dalam rangkaian acara peringatan tersebut. Para aktivis dan organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada isu HIV/AIDS menilai bahwa acara tersebut tidak memberikan ruang yang cukup bagi ODHA untuk berbicara, berbagi pengalaman, atau terlibat langsung dalam kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan mereka.

Peringatan Hari AIDS
Peringatan Hari AIDS

Baca Juga :  Wawalkot Banjar Tinjau SAPAHATI dan GPM: Komitmen Tingkatkan Akses Pangan Murah untuk Warga

Banyak pihak berpendapat bahwa Hari AIDS Sedunia seharusnya menjadi momen untuk memberi suara kepada mereka yang hidup dengan HIV/AIDS, serta memperkenalkan mereka sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki hak dan martabat yang sama.

“Saya merasa Hari AIDS Sedunia ini lebih banyak berbicara tentang masalah teknis dan statistik, tetapi sedikit sekali memberi ruang untuk mendengarkan pengalaman hidup para ODHA. Kami ingin peringatan ini bisa lebih memperlihatkan sisi kemanusiaan dari orang yang hidup dengan HIV,” ujar salah satu perwakilan organisasi yang mendampingi ODHA di Kota Banjar.

Aksi Sosial yang Terbatas:

 Banyak ODHA yang merasa terisolasi dan terdiskriminasi, dan mereka membutuhkan lebih dari sekadar informasi. Mereka membutuhkan dukungan nyata berupa akses ke pengobatan, pendidikan kesehatan, dan pemberdayaan sosial.

Stigma dan Diskriminasi yang Masih Tinggi:

mendapatkan akses ke layanan kesehatan yang mereka butuhkan, serta terlibat secara aktif dalam kegiatan sosial atau komunitas

Kritikus peringatan Hari AIDS Sedunia di Kota Banjar menyatakan bahwa kurangnya keterlibatan komunitas ODHA dan kelompok rentan lainnya dalam peringatan ini menciptakan kesenjangan

Penting untuk menunjukkan bahwa mereka

Skintific