Banjar – Kemenkum Jabar Latih Provinsi Jawa Barat kembali menggelar program pelatihan bagi para paralegal di Kota Banjar, dengan tujuan untuk memperluas akses keadilan bagi masyarakat dan meningkatkan pemahaman tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional yang baru.
Pelatihan yang digelar di Balai Kota Banjar ini diikuti oleh puluhan paralegal, yang terdiri dari mahasiswa, aktivis hukum, serta warga yang memiliki ketertarikan untuk mendalami dunia hukum.
Selain itu, sosialisasi terkait perubahan-perubahan dalam KUHP Nasional yang baru juga menjadi bagian penting dari pelatihan ini, sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dan aparat penegak hukum.
Kemenkum Jabar Latih Meningkatkan Peran Paralegal dalam Masyarakat
Kemenkumham Jabar telah lama berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan bagi para paralegal.
Paralegal adalah individu yang memiliki pengetahuan dasar mengenai hukum dan dapat memberikan bantuan hukum kepada masyarakat, meskipun bukan seorang pengacara profesional.
Kemenkum Jabar Latih
Baca Juga : diterpa Isu Perselingkuhan Inara Rusli Pilih Break Pekerjaan
Wakil Wali Kota Banjar, Drs. H. Oih Syaefudin, dalam sambutannya menyampaikan, “Kegiatan pelatihan ini sangat penting untuk memperkenalkan peran paralegal dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat, terutama mereka yang kesulitan untuk mendapatkan layanan hukum yang memadai.
Salah satu tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membekali para peserta dengan keterampilan dasar dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sosialisasi KUHP Nasional: Menyambut Perubahan Hukum yang Lebih Inklusif
Selain pelatihan keterampilan paralegal, kegiatan ini juga menjadi ajang penting untuk mensosialisasikan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional yang baru.
Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Sugeng Riyanto, menjelaskan bahwa sosialisasi KUHP Nasional menjadi salah satu fokus utama dalam pelatihan ini, mengingat pentingnya pemahaman masyarakat dan aparat penegak hukum terhadap aturan-aturan yang baru. “Perubahan dalam KUHP Nasional membawa banyak hal baru yang lebih mencerminkan nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan demokrasi. Kami ingin agar masyarakat, terutama para paralegal, dapat memahami perubahan ini dengan baik, sehingga mereka bisa memberikan edukasi dan pemahaman yang tepat kepada masyarakat,” ujar Sugeng.
Peningkatan Akses Keadilan di Kota Banjar
Kegiatan pelatihan paralegal ini merupakan salah satu bentuk komitmen Kemenkumham Jabar untuk memperkuat akses keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang belum memiliki banyak akses ke pengacara atau layanan hukum lainnya. Kota Banjar, yang terletak di perbatasan Jawa Barat, masih menghadapi tantangan dalam hal pemerataan akses pendidikan hukum dan keadilan bagi warganya. Banyak warga yang tinggal di daerah pedesaan kesulitan untuk mendapatkan informasi yang tepat mengenai hak-hak mereka dan cara menegakkan keadilan di hadapan hukum.
“Semakin banyaknya paralegal yang terlatih di Banjar akan memperkuat peran masyarakat dalam memperoleh keadilan.
Peningkatan Kemampuan Paralegal untuk Berperan Aktif dalam Masyarakat
Pelatihan ini bukan hanya memberikan keterampilan dasar hukum, tetapi juga memotivasi para paralegal untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial yang berhubungan dengan keadilan dan hak asasi manusia.
“Saya merasa terinspirasi untuk lebih aktif membantu masyarakat dengan ilmu yang saya peroleh dari pelatihan ini. Menjadi paralegal bukan hanya tentang memahami hukum, tetapi juga bagaimana kita bisa membantu orang yang membutuhkan, terutama mereka yang tidak mampu mengakses pengacara profesional,” kata Siti Nurhayati (28), salah seorang peserta pelatihan yang juga aktif dalam organisasi kemanusiaan.
Ke depan, Kemenkumham Jabar berencana untuk memperluas program pelatihan ini ke daerah-daerah lain di Jawa Barat, guna menciptakan jaringan paralegal yang bisa saling mendukung dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum di masyarakat. Selain itu, Kemenkumham juga akan terus memperbarui materi pelatihan dengan perkembangan hukum terbaru, agar para paralegal selalu mendapatkan informasi yang akurat dan relevan.
Kemenkum Jabar Latih Mewujudkan Keadilan yang Merata
Dengan pelatihan ini, Kemenkumham berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan hak-haknya, serta memperkuat sistem peradilan yang adil dan transparan.






