Koran Banjar – Pemkab Banjar memperkuat pembangunan desa inklusif Bi’ih dengan serangkaian program strategis yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan pemberdayaan warga agar pertumbuhan desa lebih merata.

Program ini menekankan partisipasi aktif masyarakat, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan proyek desa. Pemkab Banjar memfasilitasi forum warga dan musyawarah desa agar setiap kebutuhan dan aspirasi warga terakomodasi. Langkah ini mendorong rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap keberhasilan pembangunan.
Baca Juga : Jalan Baru 2,3 Km ke Banjar Malayu Rampung, Bupati Madina Resmikan
Pemkab Banjar juga menekankan keberlanjutan lingkungan dalam pembangunan desa. Program pengelolaan sampah, konservasi air, dan penghijauan menjadi bagian dari agenda pembangunan agar desa Bi’ih tetap bersih, sehat, dan ramah lingkungan. Langkah ini mendukung terciptanya desa inklusif yang berkualitas dan berkelanjutan.
Warga desa Bi’ih menyambut positif program pembangunan inklusif ini. Mereka merasa lebih dilibatkan dalam proses pembangunan dan melihat manfaat langsung dari setiap program pemerintah. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan warga, desa Bi’ih diharapkan menjadi contoh pembangunan inklusif yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Melalui langkah ini, Pemkab Banjar menegaskan komitmennya memperkuat pembangunan desa inklusif Bi’ih secara menyeluruh, melibatkan partisipasi aktif warga, dan memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali.






