Koran Banjar – Harga Ayam Mahal menjadi keluhan utama pedagang daging ayam saat Wali Kota melakukan blusukan ke Pasar Banjar. Kunjungan tersebut bertujuan mendengar langsung aspirasi pedagang sekaligus memantau kondisi harga kebutuhan pokok di pasar tradisional. Wali Kota menyapa pedagang satu per satu dan membuka dialog terbuka mengenai situasi perdagangan.

Para pedagang menyampaikan bahwa kenaikan harga ayam berdampak langsung pada penurunan jumlah pembeli. Konsumen cenderung menahan belanja karena harga daging ayam melebihi harga normal. Pedagang mengaku omzet harian menurun drastis dalam beberapa pekan terakhir. Harga Ayam Mahal memaksa sebagian pedagang mengurangi stok agar tidak mengalami kerugian.
Baca Juga : Hadapi Nataru 2026, Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan di Jalur Rawan dan Objek Wisata Garut
Wali Kota menanggapi keluhan tersebut dengan serius. Ia meminta dinas terkait segera melakukan pemantauan rantai distribusi ayam potong. Pemerintah kota berencana berkoordinasi dengan distributor dan peternak untuk menekan lonjakan harga. Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Selain mendengarkan keluhan pedagang ayam, Wali Kota juga berdialog dengan pedagang kebutuhan pokok lainnya. Ia menanyakan kondisi pasokan, harga, serta kendala yang dihadapi di lapangan. Pemerintah kota ingin memastikan aktivitas perdagangan di Pasar Banjar tetap berjalan lancar dan kondusif.
Pemerintah kota juga mempertimbangkan langkah intervensi melalui operasi pasar dan penguatan pasokan dari daerah produsen. Upaya tersebut diharapkan dapat menurunkan harga ayam secara bertahap. Wali Kota meminta pedagang tetap menjaga kualitas dagangan dan tidak menaikkan harga di luar ketentuan.
Melalui blusukan ini, pemerintah kota menunjukkan kehadiran langsung di tengah masyarakat. Wali Kota berharap komunikasi aktif dengan pedagang dapat menghasilkan solusi konkret. Pemerintah kota berkomitmen mengendalikan Harga Ayam Mahal agar aktivitas ekonomi pasar kembali bergairah dan pembeli kembali ramai.

