Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Polda Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah, 10,5 Ton Beras SPHP Habis Diserbu

Skintific

Banjar – Polda Kalsel Gelar Dalam upaya meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah lonjakan harga pangan, Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) baru-baru ini menggelar Gerakan Pangan Murah yang sukses menarik perhatian ribuan warga.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolda Kalsel pada hari Sabtu (22/11) ini, berhasil menjual 10,5 ton beras Sembako Pangan Harga Perubahan (SPHP) dalam waktu singkat, diserbu oleh masyarakat yang antusias.

Skintific

Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk mengatasi keluhan masyarakat yang terdampak oleh kenaikan harga pangan, khususnya beras, yang semakin sulit dijangkau oleh sebagian kalangan.

Dalam kegiatan tersebut, beras yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, langsung laris terjual, mencerminkan tingginya permintaan akan kebutuhan pokok di masyarakat.

Antusiasme Warga yang Menggembirakan

Sekitar pukul 08.00 WIB, gerai penjualan yang disediakan di depan Mapolda Kalsel mulai dibanjiri oleh warga. Sejak pagi, antrean panjang sudah terbentuk, dengan masyarakat yang rela menunggu giliran untuk mendapatkan beras dengan harga murah.

Dalam kegiatan ini, Polda Kalsel bekerja sama dengan sejumlah distributor dan produsen beras lokal untuk menyediakan stok yang cukup untuk memenuhi permintaan yang tinggi.

Menurut keterangan pihak Polda Kalsel, 10,5 ton beras yang disediakan dalam acara tersebut dijual dengan harga Rp 8.000 per kilogram, jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yang saat ini mencapai Rp 12.000 hingga Rp 13.000 per kilogram.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah bagian dari upaya kami untuk membantu masyarakat yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit. Kami ingin agar masyarakat bisa mendapatkan pangan yang terjangkau, sehingga mereka bisa mengurangi beban hidup sehari-hari,” ujar Kombes Pol. Rudi Hartono, Kepala Bidang Humas Polda Kalsel.

Polda Kalsel Gelar Keberhasilan dan Tantangan dalam Pelaksanaan

Polda Kalsel Gelar
Polda Kalsel Gelar

Baca Juga :  Expo Kreatif Andalan Sulsel 2025 Jadi Ajang UMKM-Wastra Tembus Pasar Global

Menurut data yang dihimpun oleh Polda Kalsel, seluruh stok beras yang disiapkan dalam Gerakan Pangan Murah tersebut habis terjual dalam waktu kurang dari 3 jam.

Keberhasilan ini menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat akan pangan dengan harga yang terjangkau. Banyak warga mengungkapkan rasa syukur mereka karena dapat membeli beras dengan harga yang lebih murah daripada harga pasaran.

Seorang warga, Siti Aisyah (42), ibu rumah tangga asal Banjarmasin, mengungkapkan kegembiraannya saat mendapatkan kesempatan untuk membeli beras dengan harga murah.

“Alhamdulillah, saya bisa membeli beras untuk kebutuhan keluarga dengan harga yang lebih murah. Biasanya, harga beras di pasaran sangat tinggi, apalagi kalau kami harus beli dalam jumlah besar,” ujar Siti yang mengantre bersama beberapa tetangganya.

Namun, di balik keberhasilan tersebut, acara ini juga menghadirkan tantangan terkait dengan tingginya permintaan yang menyebabkan antrean panjang dan kerumunan warga. Meski pihak kepolisian telah mengantisipasi dengan pengaturan antrean dan protokol kesehatan, keramaian tetap tidak dapat dihindari. Hal ini menjadi catatan bagi pihak penyelenggara untuk melakukan persiapan yang lebih baik pada kegiatan serupa di masa mendatang.

Kombes Rudi Hartono menambahkan, “Kami akan terus berupaya memperbaiki sistem pelaksanaan agar lebih baik lagi ke depannya. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan mengikuti protokol kesehatan dengan baik.”

Gerakan Pangan Murah, Solusi Atas Kenaikan Harga Pangan

Harga beras yang meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan banyak masyarakat kesulitan untuk mencapainya. Terutama bagi mereka yang bergantung pada penghasilan harian, harga beras yang melonjak menjadi beban berat.

Meskipun jumlahnya terbatas, masyarakat tetap antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan sembako dengan harga murah.

Upaya Polda Kalsel dalam Menjaga Ketahanan Pangan

“Kami juga akan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap jalur distribusi pangan di Kalsel. Jangan sampai ada oknum yang menahan pasokan atau menaikkan harga secara tidak wajar,” ujar Kombes Rudi.

Dukungan dari Masyarakat dan Pemerintah

Gerakan Pangan Murah ini mendapat apresiasi positif dari berbagai kalangan, terutama dari organisasi masyarakat dan pemerintah daerah.

“Kami sangat mendukung inisiatif Polda Kalsel dalam mengadakan Gerakan Pangan Murah. Ini adalah salah satu cara untuk membantu masyarakat yang sedang kesulitan. Kami berharap kegiatan serupa bisa digelar secara rutin untuk menjaga kestabilan harga pangan di Kalsel,” kata Sahbirin Noor.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel, H. Supian Hadi, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Polda Kalsel yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini. “Pemberian bantuan pangan murah kepada masyarakat sangat diperlukan di saat-saat seperti ini. Kami berharap agar kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujar Supian Hadi.

Akhir Kata

Meskipun baru pertama kali dilaksanakan, kegiatan ini menunjukkan hasil yang luar biasa dengan respons yang sangat positif dari masyarakat.

Skintific