Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Mobil Penunjang Pelayanan Non Kebakaran Milik Damkar Kota Banjar Tak Bisa Beroperasi

Skintific

Banjar – Mobil Penunjang Pelayanan Sebuah mobil operasional milik Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjar, Jawa Barat, dilaporkan tidak bisa beroperasi sejak beberapa waktu terakhir.

Mobil tersebut merupakan kendaraan penunjang untuk pelayanan non-kebakaran, seperti evakuasi ular, sarang tawon, penanganan binatang liar, dan bantuan penyelamatan lainnya.

Skintific

Kondisi ini tentu menghambat kelancaran layanan publik terutama untuk permintaan bantuan yang bersifat darurat namun tidak terkait langsung dengan kebakaran.

Menurut keterangan Kepala Dinas Damkar Kota Banjar, kendaraan tersebut mengalami kerusakan cukup serius pada bagian mesin dan sistem kelistrikan.

Mobil Penunjang Pelayanan
Mobil Penunjang Pelayanan

 

Baca Juga :  Pengendara Sepeda Motor di Kota Banjar Tewas Setelah Terlibat Kecelakaan dengan Bus

Kerusakan diketahui saat tim hendak merespons laporan warga terkait evakuasi sarang tawon di lingkungan padat penduduk.

Akibat kondisi tersebut, tim Damkar terpaksa menggunakan kendaraan alternatif yang sebenarnya tidak dirancang untuk

Penggunaan kendaraan darurat secara tidak ideal itu justru berisiko bagi personel, peralatan, dan kelancaran operasional.

Dinas Damkar mengaku telah mengajukan permohonan perbaikan kepada pemerintah daerah, namun belum mendapat respon anggaran.

Padahal, permintaan pelayanan non-kebakaran di Kota Banjar tergolong tinggi, terutama pada musim kemarau dan pancaroba.

Dalam sebulan, Damkar Kota Banjar bisa menerima puluhan laporan dari warga, mulai dari ular masuk rumah hingga penyelamatan hewan peliharaan.

Warga yang membutuhkan bantuan pun merasa kecewa karena berharap pelayanan cepat dan responsif dari Damkar.

Ia berharap pemerintah segera memperhatikan kebutuhan dasar Damkar agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal.

Para petugas di lapangan pun mengungkapkan rasa frustrasi karena tidak bisa menjalankan tugas sesuai standar operasional.

Beberapa di antara mereka bahkan mengandalkan kendaraan pribadi untuk menjangkau lokasi kejadian.

Hal ini tentu tidak seharusnya terjadi karena dapat membahayakan personel dan tidak mencerminkan sistem kerja profesional.

Masalah ini menunjukkan pentingnya perencanaan anggaran dan pengadaan sarana-prasarana yang memadai bagi instansi penanggulangan bencana.

Damkar bukan hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga berperan besar dalam penyelamatan warga dalam situasi genting lainnya.

Skintific