Banjar – Media Asing Sorot Reshuffle kabinet terbaru yang dilakukan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto menarik perhatian media internasional.
Salah satu langkah paling disorot adalah keputusan mengganti Erick Thohir dari posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Erick, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Menteri BUMN di era Jokowi, kini digantikan oleh sosok baru pilihan Prabowo.
Media asing seperti Reuters, Bloomberg, dan The Straits Times menyoroti dinamika politik di balik pergantian ini.
Mereka melihat reshuffle ini sebagai sinyal awal arah pemerintahan Prabowo yang akan segera dimulai secara resmi pada Oktober mendatang.
Penggantian Erick dari Menpora menjadi menarik karena ia dikenal sebagai salah satu menteri yang populer dan berprestasi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5352390/original/086910000_1758097157-WhatsApp_Image_2025-09-17_at_09.01.59_9a889298.jpg)
Baca Juga : Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo Ojol Hari Ini
Selama memimpin Kemenpora, Erick dianggap berhasil membawa semangat baru di bidang olahraga nasional, termasuk reformasi PSSI.
Media asing mempertanyakan alasan di balik keputusan menggantinya dalam waktu yang relatif singkat.
The Diplomat menyebut bahwa pergantian Erick bisa menandakan adanya realokasi posisi untuk menghadapi tantangan baru di kabinet Prabowo.
Di sisi lain, ada spekulasi bahwa Erick Thohir akan mendapat posisi strategis lainnya di pemerintahan yang lebih sesuai dengan latar belakangnya.
Media internasional juga membandingkan gaya reshuffle Prabowo dengan mantan presiden Joko Widodo yang terkenal berhati-hati dalam mengganti menteri.
Sementara Prabowo dinilai lebih cepat dan tegas dalam membentuk tim sesuai visinya.
Pengganti Erick di posisi Menpora adalah figur baru yang belum banyak dikenal secara internasional, sehingga banyak media menyoroti latar belakang dan rekam jejaknya.
South China Morning Post menulis bahwa langkah Prabowo menunjukkan fokus pada regenerasi dan keterwakilan daerah dalam kabinetnya.
Mereka menyoroti bagaimana Prabowo berupaya membangun kabinet yang bukan hanya kompeten, tetapi juga memiliki daya tarik politik di berbagai wilayah Indonesia.
Erick Thohir, yang dikenal sebagai pengusaha sukses dan mantan ini Presiden Inter Milan, memiliki basis dukungan yang luas di kalangan profesional dan pengusaha.






