Banjar – Bantuan Modal Program Sudah dua bulan berlalu sejak Pemerintah Kota Banjar mengumumkan Program Berdaya sebagai bentuk dukungan bagi pelaku usaha mikro dan pelajar Namun, hingga awal Agustus ini, bantuan modal yang dijanjikan melalui program tersebut belum juga cair ke tangan penerima.
Program Berdaya merupakan inisiatif Wali Kota Banjar untuk meningkatkan kemandirian ekonomi warga dan mendukung keberlanjutan pendidikan.
Bantuan itu ditujukan bagi dua kelompok sasaran utama: pelaku usaha mikro yang terdampak ekonomi serta siswa dari keluarga tidak mampu.
Peluncuran program ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat saat diumumkan pada pertengahan Juni lalu.
Banyak pelaku usaha mikro mengaku sudah mendaftarkan diri, melengkapi syarat administrasi, dan menunggu pencairan bantuan.
Begitu pula dengan ratusan orang tua siswa yang berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban biaya pendidikan anak mereka.
Sayangnya, harapan itu belum terwujud, karena hingga kini belum ada kepastian kapan dana bantuan tersebut akan disalurkan.
Warga mulai mempertanyakan realisasi program yang digadang-gadang menjadi unggulan Wali Kota Banjar tersebut.
Beberapa penerima calon bantuan mengaku mulai khawatir karena belum ada kejelasan informasi dari dinas terkait.

Baca Juga : aji hidayat suryawinata wahana alam parung siap sambut wisatawan dengan konsep keluarga
Salah satu pelaku usaha mikro, Ibu Yani, mengatakan ia sudah mengajukan proposal bantuan sejak akhir Juni.
“Katanya paling lama dua minggu cair, tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujarnya dengan nada kecewa.
Hal serupa diungkapkan oleh Pak Rudi, pedagang kaki lima, yang berharap bantuan bisa digunakan untuk menambah modal menjelang hari besar nasional.
Di sisi lain, orang tua siswa juga merasa kecewa karena berharap bantuan mikro ini
Ia juga menambahkan bahwa anggaran bantuan telah tersedia, namun proses birokrasi membutuhkan waktu karena harus akuntabel.
“Pemerintah tidak ingin terburu-buru, karena menyangkut uang negara. Semua harus sesuai prosedur,” katanya.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Banjar mengungkapkan bahwa bantuan pendidikan bagi siswa masih dalam tahap finalisasi data.






