Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Audiensi dengan Wali Kota Banjar Karang Taruna Neglasari Sampaikan 3 Poin Tuntutan

Skintific

Banjar – Audiensi dengan Wali Kota Karang Taruna Kelurahan Neglasari menggelar audiensi resmi dengan Wali Kota Banjar dalam upaya menyuarakan aspirasi dan kepentingan masyarakat setempat.

Audiensi tersebut berlangsung di Balai Kota Banjar dan dihadiri oleh perwakilan Karang Taruna, sejumlah tokoh pemuda, serta pejabat kelurahan dan kota.

Skintific

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Karang Taruna Neglasari untuk menyampaikan tiga poin tuntutan utama kepada pemerintah daerah.

Ketua Karang Taruna Neglasari, dalam sambutannya, menegaskan bahwa aspirasi ini lahir dari hasil musyawarah dan diskusi intensif dengan warga.

“Kami hadir bukan untuk menuntut secara emosional, tetapi membawa aspirasi yang rasional dan terukur demi kemajuan bersama,” ujarnya.

Tiga tuntutan yang disampaikan dinilai mewakili kepentingan masyarakat muda di wilayah tersebut, terutama dalam aspek pembangunan dan pemberdayaan.

Poin pertama adalah permintaan perbaikan infrastruktur jalan lingkungan yang dianggap rusak parah dan membahayakan keselamatan warga

Audiensi dengan Wali Kota
Audiensi dengan Wali Kota

 

Baca Juga : Trump Terapkan Tarif Furniture 50%, Industri Mebel RI Bagaimana

Menurut Karang Taruna, beberapa ruas jalan di RT 03 dan RT 05 sudah lama tidak tersentuh perbaikan, padahal menjadi akses utama masyarakat.

Jalan berlubang, saluran air tersumbat, dan minimnya penerangan menjadi masalah yang terus dikeluhkan warga.

Perbaikan infrastruktur ini dianggap mendesak, apalagi wilayah tersebut sering menjadi jalur kegiatan ekonomi dan sosial warga.

Tuntutan kedua adalah pengadaan dan pengelolaan fasilitas pemuda seperti gedung serbaguna atau aula komunitas.

Mereka menilai, selama ini tidak ada ruang representatif bagi pemuda untuk berkegiatan secara terorganisir dan produktif.

Fasilitas ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk pelatihan, pertemuan organisasi, dan kegiatan pemberdayaan lainnya.

Karang Taruna juga menekankan pentingnya keberadaan ruang kreatif pemuda untuk mengurangi aktivitas negatif seperti nongkrong tak terarah.

Poin ketiga yang diajukan adalah permohonan dukungan program kewirausahaan pemuda berbasis lokal.

Mereka berharap pemerintah kota menyediakan pelatihan keterampilan, akses permodalan, dan pembinaan UMKM pemula yang digagas oleh pemuda setempat.

Menurut mereka, banyak anak muda di Neglasari yang memiliki

Skintific